id | en

PENDIDIKAN INDONESIA: Kualitas perlu ditingkatkan

BALIKPAPAN: Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia perlu untuk dilakukan guna pembangunan karakter bangsa serta menggerakkan perekonomian nasional.

Principal PT Urbane Indonesia Ridwan Kamil mengatakan kualitas pendidikan di Indonesia tidak lebih baik dibandingkan dengan negara berkembang lainnya. Berdasarkan data dari Unesco di Education for All Global Monitoring Report 2011 menyebutkan indeks perkembangan pendidikan (education development index/EDI) Indonesia berada pada posisi ke-69 dari 127 negara.

Posisi indeks ini menurun dibandingkan dengan pada 2010 yang menempatkan Indonesia pada peringkat ke-65. Posisi EDI Indonsia pada 2011 lebih rendah dibandingkan dengan Brunei Darussalam yang menempati posisi ke-34 dan Malaysia yang menempati posisi ke-65.

Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi terpuruknya pendidikan di Indonesia yakni rendahnya sarana fisik, kualitas guru, pemerataan kesempatan pendidikan, serta rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan.

Selain itu, tingginya biaya pendidikan serta rendahnya visi dan moralitas pendidik juga turut menyebabkan rendahnya kualitas pendidikan Indonesia. "Namun, kita punya kekuatan kebersamaan yang menciptakan kolaborasi kreativitas yang luar biasa," tukasnya.

Praktisi Pendidikan Bambang Irianto menambahkan dalam proses pendidikan perlu menekankan keterampilan proses memeroleh pengetahuan. Menurutnya, keterampilan tersebut penting untuk menanamkan karakter dalam diri siswa.

“Seperti menghargai hak orang lain yang sering dikesampingkan oleh masyarakat. Termasuk memberikan apresiasi kepada murid yang memiliki kemampuan dalam bidang apapun,"ujarnya.

Fasilitator Gerakan Indonesia Berkibar Monique Hardjoko mengatakan solusi juga bisa diperoleh secara bersama menggunakan skema kerja sama pemerintah swasta atau yang dikenal dengan public private partnership (PPP).

“Mekanisme kerja sama dibangun dalam bentuk program pelatihan dan pendampingan untuk sekolah yang didukung tenaga ahli serta pendekatan berdasarkan hasil penelitian,"tambahnya.

Dia menyebutkan ada empat elemen yang terlibat dalam gerakan ini yakni regulator, mitra, fasilitator dan pemengaruh. Setiap elemen ini memiliki peran masing-masing yang berkolaborasi dalam Gerakan Indonesia Berkibar. Harapannya, hal ini bisa menciptakan Indonesia Baru yang memercepat realisasi tujuan tersebut. (Foto:dpr.go.id)  (msb)

 

en.bisnis.com/articles/pendidikan-indonesia-kualitas-perlu-ditingkatkan